Senin, 24 Maret 2014

Accounting Internasional (BAB 2)

Nama : Rendy Fauziansyah Putra
NPM : 25210740
Kelas : 4EB 18

BAB II 
 Perkembangan Dan Klasifikasi

Akuntansi harus memberikan repson terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang terus berubah dan mencerminkan kondisi budaya, ekonomi, hukum, social, dan politik yang ada dalam lingkungan operasi. Pada awalnya, akuntansi tidak lebih dari system pencatan untuk jasa perbankan tertentu dan skema pemungutan pajak. System pencatatan kemudian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah perusahaan dagang. Akuntansi telah memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan menggabungkan teknologi informasi yang makin berkembang ke dalam system dan prosedurnya.Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokan system akuntansi ketiangan menurut karakteristik khususnya.  klasifikasi  mengungkapkan struktur dasar di mana anggota-anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok-kelompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan mengenali kesamaan dan perbedaan, pemahamaan kita mengenai system akuntansi akan lebih baik.

2.1 Empat Pendekatan terhadap perkembangan akuntansi
1.      Berdasarkan pendekatan makroekonomi,praktikan akutansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makroekonomi nasional. Sebagai contoh, suatu kebijakan nasional beruapa lapangan kerja yang stabil dengan menghindari perubahan besar dalam siklus akan menghasilkan praktik akutansu yang meratakan laba. Akutansi di Swedia berkembang dari pendekatan makroekonomi.
2.      Berdasarkan pendekatan mikroekonomi, akuntansi berkembang dari prinsip-prinsip mikroekonomi. Fokusnya terletak pada perusahaan secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang di miliki. Akutansi di Belanda berkembang dari mikroekonomi
3.      Berdasarkan pendekatan independen, akutansi berasal dari praktik bisnis dan berkembang secara ad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dari pertimbangkan, coba-coba, dan kesalahan. Akutansi di pandang sebagai fungsi jasa yang konsep dan prinsipnya di ambil dari proses bisnis yang di jalankan, dan bukan dari cabang keilmuan seperti ekonomi. Sebagai contoh, laba secara pragmatis menjawab kebutuhan para pengguna. Akutansi berkembang secara independen di Inggris dan Amerika Serikat

4.      Berdasarkan pendekatan yang seragam, akutansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasi oleh pemerintah pusat . keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan, dan penyajian akan memudahkan perancang pemerintah,otoritas pajak dan bahkan manajer untuk menggunakan informasi akutansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis. Prancis, dengan bagan akutansi nasional yang seragam, merupakan pendukung utama pendekatan seragam.

Daftar Pustaka :.
akuntansi internasional.,bab2: Perkembangan dan Klasifikasi