Nama : Rendy Fauziansyah Putra
NPM : 25210740
Kelas : 4EB 18
BAB II
Perkembangan Dan Klasifikasi
Akuntansi
harus memberikan repson terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang terus
berubah dan mencerminkan kondisi budaya, ekonomi, hukum, social, dan politik
yang ada dalam lingkungan operasi. Pada awalnya, akuntansi tidak lebih dari
system pencatan untuk jasa perbankan tertentu dan skema pemungutan pajak.
System pencatatan kemudian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah
perusahaan dagang. Akuntansi telah memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen
dan menggabungkan teknologi informasi yang makin berkembang ke dalam system dan
prosedurnya.Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokan system akuntansi
ketiangan menurut karakteristik khususnya.
klasifikasi mengungkapkan
struktur dasar di mana anggota-anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang
membedakan kelompok-kelompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan
mengenali kesamaan dan perbedaan, pemahamaan kita mengenai system akuntansi
akan lebih baik.
2.1
Empat Pendekatan terhadap perkembangan akuntansi
1.
Berdasarkan
pendekatan makroekonomi,praktikan
akutansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makroekonomi
nasional. Sebagai contoh, suatu kebijakan nasional beruapa lapangan kerja yang
stabil dengan menghindari perubahan besar dalam siklus akan menghasilkan
praktik akutansu yang meratakan laba. Akutansi di Swedia berkembang dari
pendekatan makroekonomi.
2.
Berdasarkan
pendekatan mikroekonomi, akuntansi
berkembang dari prinsip-prinsip mikroekonomi. Fokusnya terletak pada perusahaan
secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup. Untuk mencapai
tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang di miliki.
Akutansi di Belanda berkembang dari mikroekonomi
3.
Berdasarkan
pendekatan independen, akutansi
berasal dari praktik bisnis dan berkembang secara ad hoc, dengan dasar
perlahan-lahan dari pertimbangkan, coba-coba, dan kesalahan. Akutansi di
pandang sebagai fungsi jasa yang konsep dan prinsipnya di ambil dari proses
bisnis yang di jalankan, dan bukan dari cabang keilmuan seperti ekonomi.
Sebagai contoh, laba secara pragmatis menjawab kebutuhan para pengguna.
Akutansi berkembang secara independen di Inggris dan Amerika Serikat
4.
Berdasarkan
pendekatan yang seragam, akutansi
distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasi oleh
pemerintah pusat . keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan, dan penyajian
akan memudahkan perancang pemerintah,otoritas pajak dan bahkan manajer untuk
menggunakan informasi akutansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis. Prancis,
dengan bagan akutansi nasional yang seragam, merupakan pendukung utama
pendekatan seragam.
Daftar Pustaka :.
akuntansi internasional.,bab2: Perkembangan dan Klasifikasi
Daftar Pustaka :.
akuntansi internasional.,bab2: Perkembangan dan Klasifikasi